Rabu, 25 Juni 2014

New Project Cerpen

Prolog

Cinta Datang Terlambat





Malam memang tak selamanya berbintang dan malam tak selamanya memberi kesejukan. Apa yang ingin ku capai dan ku tulis jelas nyata berbeda dengan apa yang ku dapat. Hidup itu pilihan memang, tapi hati bukan untuk dipilih atau memilih ketulusanlah yang dapat menentukan isi hati yang sebenarnya, sama dengan dengan cinta, cinta harus penuh dengan ketulusan dan cinta tak dapat dipaksakan walau harus memilih diantara dia atau dia.

Dan takdirlah yang aku pilih.
Aku akan tetap ada di garis takdir
Bukan karena dia, tapi inilah takdir yang harus dijalani
Semuanya akan berubah seiring jalannya waktu. karena  bahagia itu sederhana.

Senin, 12 Mei 2014

Tak Bercermin

Keterpurukan hanya akan membuat diri menjadi kaku tanpa dapat berbuat apa-apa. Hati ini akan lumpuh selumpuh rasa kasih sayang dirinya kepada diri ini, ingin rasanya beranjak dari ruang sepi yang penuh ratapan penyesalan. Manusia hanya bisa berbuat tanpa berfikir panjang apa dampak akan suatu perbuatan tersebut. Rasa menghindar itu sudah tak guna kembali rasa malu pun tak adanya dirasa hanya ada penyesalan, mungkin ini penyesalan yang akan dibawa sampai akhir masa waktu tak lagi menatap dunia. 



Waktu itu diri hampir sempurna bersama dia, bahagia penuh tawa dan ceria, tapi mulai berubah dan itu hanya sementara sampai diri bertemu pada titik jenuh menghampiri rasa kekelirua hati, diri bermain dengan sebuah kesalahan, kesalahan untuk melepanya walau untuk sementara dan ternyata itulah awal kesalahan.

"Melepasmu hanya untuk sebuah kenyamanan sementara ternyata itu salah, salah yang teramat besar dan membuat mu terluka hingga tak ingin bertatap, hati ini menyesali semuanya inin kembali tapi Tuhan sudah tak dapat mentolelir lagi kata maaf, Atra maaf untuk semua hal yang sakit dan membuat terluka, maaf telah membuat terpuruk dan sakit yang teramat dalam, Maaf..."


Beranjak sebuah waktu rasa keterpurukan itu tetep ada dan akan abadi, sebuah kesalahan kembali terulang tak dijadikan cerminan dalam hidup. tak ada alagi perubahan tak ada penyesalan tak ada lagi rasa ingin dimaafkan. Biarkan waktu yang menjawab akan menjadi apa dan bersama siapa.

Selasa, 29 April 2014

Cinta Tak Mungkin Berhenti



Bahagia itu pilihan dan bahagia itu adalah hak semua orang, disaat kita harus melepas sebuah kenangan yang dianggap untuk membahagiakannya adalah salah. Melewatkan masa-masa bersama orang yang kita sayangi adalah indah, indah yang tak akan pernah dapat teruraikan dengan kata-kata, semakin masa berjalan kini cinta harus tergores oleh luka begitu saja dengan kesalahan yang sampai sekarang tak akan bisa terobati dan termaafkan. Dia boleh membeci dan berkata "tak ingin bertemu lagi", sakit memang untuk didengar namun perlahan harus menerimanya sebagai sebuah konsekuensi menghianati tulus dan indahnya dari sebuah cinta.

Mencintai itu mudah seperti membalikan telapak tangan, cinta itu adalah anugrah yang tak dapat mengelak dalam sebuah kondisi apapun. namun dibalik sebuah keindahan cinta terdapat rasa sakit, begitu banayak bentuk sakit dan salah satu bentuk rasa sakit adalah kata "its over" sebuah kata yang simple memang namun mengandung banyak makna yang dapat membuat senyum itu menghilang tanpa ada yang tahu kapan sebuah senyuman indah itu kembali mewarnai hidup.

Bila menyebutkan "saya menyesal"  dan itu terlambat, kisah itu berjalan bertahun-tahun dan berakhir hanya dalam satu malam, tanpa maaf.
Jika diberi kesempatan bertemu kembali ada beberapa hal yang ingin disampaikan

"aku cuma mau minta maaf, aku nyesel sudah membuat luka pada saat itu, walau kini sudah tak lagi mempermasalhkannya namun masih tersimpan rasa gelisan dan penyesalan, maaf atas semua salah dan sakit ang telah diberikan, terimakasih telah ada dan bersama pada saat itu, terimkasih telah menjadi seorang pria yang sabar dan mencintai tulus saat itu, maaf ini mungkin terlambat, maaf atas semua sakit"



Bandung, 29 April 2014

Minggu, 30 Maret 2014

Takut!




Tak ada yang pernah tahu jika sebenarnya hati ini masih rapuh dan terluka
Dia bukan saja bayangan indah namun juga ruang kebencian
Setiap kali mengingat tak ingin lagi air mata ini berjatuhan
Terlalu berharga jika harus berjatuhan!
Aku hanya manusia yang tanpa harus berucap jika mengalami kegagalan hidup maupun kisah cinta
Setiap keceriaan ku hanyalah topeng untuk menutupi rasa lelah, lelah akan kisah indah dalam perjalanan anak seorang adam
Takut dan lelah akan cinta

Dimana arah ini arus menapak? Arus mana yang has diikuti? Semua masih semu untuk dijalani dan dihadapi.

Sabtu, 01 Juni 2013

Beri Waktu


Untuk berdiri diatas keterpurakan hati itu semua butuh waktu
Benar memang tak semudah membalikan telapak tangan
Inilah aku, anak perempuan yang masih akan rapuh walau sudah banyak kisah yang dijalani selama 22tahun ini
Hati ini masih rapuh oleh kata "Jatuh Cinta" 
Hati ini yang terlalu lemah atau memang aku sangat mempercayai akan adanya cinta indah dalam hidup
Mungkin juga aku terlalu muda untuk menyimpulkan betapa indahnya jika jatuh cinta dan betapa sakitnya mengalami kerapuhan cinta
Kku bukan wanita tangguh yang selalu terbiasa terjatuh walau kisah dalam kehidupan sudah banyak dialami
Aku masih menjadi anak perempuan yang tetap menangis jika mengalami luka dalam sebuah perasaan. 
Masih belum mengerti harus apa dan bagaimana jika kembali terjatuh
Bolehkah mengeluh? 
LELAH.....
Hanya kata itu yang dapat terucap selebihnya tetap dipendam

Kamis, 23 Mei 2013

HR. Al-Bukhari no. 3331 dan Muslim no. 3632


“Sesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk. Dan sungguh bagian yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah yang paling atasnya. Bila engkau ingin meluruskannya, engkau akan mematahkannya. Dan jika engkau ingin bersenang-senang dengannya, engkau bisa bersenang-senang namun padanya ada kebengkokan.” (HR. Al-Bukhari no. 3331 dan Muslim no. 3632)

Masa


tak ada yang tahu dimana kaki akan menapak pada tanah yang tak tandus
nuansa roman sudah tertinggal jauh, dan roman itu tak kembali
hanya ada catatan baru dan akan terus berkembang menjadi sebuah catatan yang terbaru 
lambat laun catatan itu menjadi kenangan masa lalu
untuk apa adanya tujuan masa depan jika masih ada masa lalu?
kebodohan atas diri siapa yang harus disalahkan
jangan mau jatuh cinta jika tak ingin sakit hati kelak
fenomena manusia memang 
namun hal yang baru saja dikatakan itu akan ada saja yang memerankannya
tanpa tahu dimana batas keliru dan ketulusan.